Kontak Kami

Hubungi Kami

Email : dpmptspkoja@gmail.com

Telepon : +0741 - 41706

No. Whatsapp : 6289519997759

Hampir 16 Ribu Kunjungan Padati MPP Kota Jambi Sepanjang Triwulan I-2026

19 Mei 2026 Admin Kegiatan

Tingginya angka kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi pada awal tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa layanan terintegrasi satu pintu kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dalam kurun Triwulan I-2026 saja, tercatat sebanyak 15.974 kunjungan masuk ke fasilitas pelayanan publik kebanggaan warga Tanah Pilih Pusako Batuah tersebut. Angka ini sekaligus menegaskan efektivitas MPP Kota Jambi dalam menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Data tersebut tertuang dalam laporan kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi selaku pengelola MPP. Melalui integrasi berbagai instansi layanan dalam satu lokasi, DPMPTSP berhasil menciptakan pusat pelayanan yang menjadi magnet bagi masyarakat untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi.

Dari keseluruhan layanan yang tersedia, Bank Jambi mencatat jumlah kunjungan tertinggi dengan 4.904 kunjungan. Posisi berikutnya ditempati Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan 4.193 kunjungan. Tingginya aktivitas pada dua layanan ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan dan perbankan masih menjadi prioritas utama.

Sementara itu, tingginya aktivitas administrasi bisnis juga tercermin dari jumlah kunjungan pada unit layanan DPMPTSP sendiri yang mencapai 1.568 kunjungan. Angka tersebut kemudian disusul oleh Samsat dengan 1.426 kunjungan serta BPJS Kesehatan sebanyak 1.067 kunjungan. Kehadiran berbagai instansi dalam satu kawasan pelayanan memberikan kemudahan tersendiri bagi masyarakat karena seluruh urusan dapat diselesaikan tanpa harus berpindah lokasi.

Tidak hanya pelayanan fisik, performa layanan digital yang terintegrasi juga menunjukkan capaian yang signifikan. Melalui sistem Online Single Submission (OSS), sebanyak 2.186 Nomor Induk Berusaha (NIB) berhasil diterbitkan selama Triwulan I-2026. Jumlah tersebut mencakup 3.523 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dan menghasilkan 6.139 perizinan berusaha yang telah diproses.

Di sektor pembangunan, Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) turut mencatatkan capaian dengan menerbitkan 216 Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Selain itu, melalui MPP Digital, sebanyak 736 izin tenaga kesehatan dan tenaga medis berhasil difasilitasi. Tak kalah penting, aplikasi Silancar juga berkontribusi dalam penerbitan 119 izin operasional lainnya. Seluruh capaian ini mempertegas komitmen DPMPTSP Kota Jambi dalam menghadirkan sistem perizinan yang semakin komprehensif, modern, dan inklusif.

Efektivitas pelayanan tersebut turut berdampak langsung terhadap iklim investasi daerah. Hingga Triwulan I-2026, realisasi investasi Kota Jambi tercatat mencapai Rp376,6 miliar. Angka itu setara dengan 25,11 persen dari target tahunan sebesar Rp1,5 triliun. Capaian awal tahun ini menjadi fondasi kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap kemudahan layanan investasi di Kota Jambi.

Keberhasilan tersebut semakin lengkap dengan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Berdasarkan survei digital pelayanan melalui MPPD Kota Jambi, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berhasil mencapai skor 90,337 versi Kemenpan-RB dan 92,35 berdasarkan website MPP Kota Jambi. Raihan predikat “A” atau “Sangat Baik” menjadi indikator bahwa pelayanan publik yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat.

Ke depan, DPMPTSP Kota Jambi menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, baik secara langsung maupun digital. Optimisme untuk mempertahankan tren positif hingga akhir tahun pun terus dijaga. Capaian pada Triwulan I-2026 ini bukan sekadar deretan angka statistik, melainkan gambaran nyata hadirnya birokrasi yang melayani, responsif, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat di era modern.